Oleh: BOCAH ANGON | Maret 30, 2010

Manfaat doa & dzikir

Alloh SWT berfirman : ” Karena itu,ingatlah kamu kepada-Ku,niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan pengampunan).Dan bersyukurlah kepada-Ku,dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” ( QS.Al-Baqarah : 152 )
Alloh SWT berfirman : ” Dan sebutlah (Nama) Rabb-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksaan-Nya),serta tidak mengeraskan suara,di waktu pagi dan sore hari.Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.: ( QS.Al-A’raaf : 205 )
Alloh SWT berfirman : ” Hai orang-orang yang beriman,berdzikirlah ( dengan menyebut Nama ) Alloh,dzikir yang sebanyak-banyaknya.” ( QS.Al-Ahzaab : 41 )
Alloh SWT berfirman : ” Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut ( Nama ) Alloh,maka Alloh telah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang besar.” ( QS.Al-Ahzaab :35 )
Rosululloh SAW bersabda : ” Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik,paling suci di sisi Raja-mu ( Alloh ),dan paling menganggkat derajatmu,lebih baik bagimu dari infak emas atau perak,dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu,lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu ? Para sahabat yang hadir berkata : ” Mau ( wahai Rasululloh ),Beliau bersabda : ” Dzikir kepada Alloh Yang Maha Tinggi.”
Rosululloh SAW bersabda : ” Perumpamaan orang yang ingat akan Rabb-nya dengan orang yang tidak ingat Rabb-nya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.”
Rosululloh SAW bersabda : ” Alloh SWT berfirman : ” Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku,Aku bersama-nya,bila dia ingat Aku.Jika dia mengingat-Ku dalam diriny,Aku mengingatnya dalam diri-Ku.Jika dia menyebut Nama-Ku dalam suatu perkumpulan,Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik dari mereka.Bila dia mendekat kepada-Ku sejengkal,Aku mendekat kepadanya sehasta.Jika dia mendekat kepada-Ku sehasta,Aku mendekat kepadanya sedepa.Jika dia datang kepada-Ku dengan berjalan ( biasa ), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.”
Dari Abdullah bin Busr ra.dia berkata bahwa ada seorang lelaki berkata : ” Wahai Rosululloh,sesungguhnya syari’at Islam telah banyak bagiku,oleh kerna itu beritahukanlah aku (tentang) sesuatu untuk (dijadikan) pegangan,Beliau bersabda : ” Tidak henti-hentinya lidahmu basah katena dzikir kepada Alloh (lidahmu selalu mengucapkannya).”
Rosululloh SAW bersabda : ” Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an,akan mendapatkan suatu kebaikan.Sedang satu kebaikan akan dilipatkan sepuluh kali lipat.Aku tidak berkata : ‘Alif laam miim,satu huruf,akan tetapi alif satu huruf,laam satu huruf dan miim satu huruf.
Dari Uqbah bin Amir ra,dia berkata : ” Rosululloh SAW keluar,sedang kami d serambi masjid Nabawi (Madinah).Lalu beliau bersabda : ” Siapakah di antara kamu yang senang berangkat pagi pada tiap hari ke Buth-han atau al-‘aqiq,lalu kembali dengan membawa dua unta yang besar punuknya,tanpa meengerjakan dosa atau memutus silaturahmi ? Kami (yang hadir) berkata : Ya kami senang,wahai Rosululloh ! lalu beliau bersabda : ” Apakah seorang diantara kamu tidak berangkat pagi ke mesjid,lalu memahami atau membaca dua ayat Al-Qur’an,hal itu lebih baik baginya dari pada dua unta.Dan (bila memahami atau membaca ) tiga (ayat) akan lebih baik daripada memperoleh tiga (unta).Dan (bila memahami atau mengajarkan) empat ayat akan lebih baik baginya daripada memperolah empat unta,dan drmikian dari seluruh bilangan unta.
Rosululloh SAW bersabda : ” Barangsiapa yang duduk di suatu tempat,lalu tidak berdzikir kepada Alloh SWT di dalamnya,pastilah dia mendapatkankan hukuman dari Alloh SWT dan barangsiapa yang berbaring dalam suatu tempat lalu tidak berdzikir kepada Alloh,pastilah mendapatkan hukuman dari Alloh.”
Rosululloh SAW bersabda : ” Apabila suatu kaum duduk di majelis,lantas tidak berdzikir kepada Alloh dan tidak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW,pastilah ia menjadi kekurangan dan penyesalan mereka,maka jika Alloh menghendaki,(Dia) akan menyiksa mereka dan jika menghendaki,(Dia) akan mengampuni mereka.”
Rosululloh SAW bersabda : ” Setiap kaum yang bangkit dari suatu majeelis yang mereka tidak berdzikir kepada alloh didalamnya,maka selesainya majelis itu seperti bangkai keledai dan hal itu menjadi penyesalan mereka (di hari kiamat).”

Syaikh Muhammad nashiruddin al-Albani menjelaskan : Hadist-hadist ini menunjukan wajibnya berdzikir kepada Alloh dan bershalawat kepada Rasululloh SAW dalam setiap majelis,karena di dalam hadist-hadist tersebut terdapat kata-kata :
Jika Alloh menghendaki,Alloh akan siksa dan jika Alloh menghendaki,Dia mengampuni mereka.
Mereka bangkit seperti bangkai keledai,hal ini merupakan penyerupaan tentang jeleknya amal mereka.
Orang-orang yang tidak berdzikir akan menyesal pada hari kiamat.

Imam al-Munawi berkata : Ditekankan berdzikir kepada Alloh dan bershalawat kepada Rosululloh SAW dalam majelis dan ketika bangkit dari majelis dengan lafazd mana saja (yang disesuaikan) dan yang paling sempurna adalah dengan kaffaaratul majelis.

Manfaat do’a dan dzikir banyak sekali,bisa mencapai seratus.Kami sebutkan sebagian diantaranya :
Mendapatkan keridhaan Alloh SWT.
Mengusir Syaitan,menundukkan dan mengenyahkannya.
Menghilangkan kesedihan dan kemuraman hati.
Mendatangkan kegembiraan dan ketentraman hati.
Menguatkan hati dan badan.
Membuat hati dan wajah berseri.
Melapangkan rezeki.
Menimbulkan charisma dan rasa percaya diri.
Menumbuhkan rasa cinta yang merupakan ruh Islam,menjadi inti agama,poros kebahagiaan dan keselamatan.Dzikir merupakan pintu cinta dan jalan untuk itu sangat agung dan lurus.
Menumbuhkan perasaan bahwa dirinya di awasi,sehingga mendorongnya untuk selalu berbuat kebajikan.Dia beribadah kepada Alloh dan Alloh melihat dirinya secara langsung.Tetapi orang yang lalai untuk berdzikir tidak akan sampai kepada kebajikan,sebagaimana orang yang hanya duduk saja,tidak akan sampai ke tempat tujuan.
Membuahkan ketundukan,yaitu berupa kepasrahan diri kepada Alloh dan kembali kepada-Nya.Selagi dia lebih banyak kembali kepada Alloh dengan cara menyebut asma-Nya,maka dalam keadaan seperti apapun dia akan kembali kepada Alloh dengan hatinya,sehingga Alloh menjadi tempat mengadu dsn tempat kembali,kebahagiaan dan kesenangannya,tempat bergantung tatkala senang dan mendapat bencana atau musibah.
Membuahkan kedekatan kepada Alloh.Seberapa jauh dia melakukan dzikir kepada Alloh,maka sejauh itu pula kedekatannya kepada Alloh,dan seberapa jauh ia lalai melakukan dzikir,maka sejauh itu jarak yang memisahkannya dengan Alloh.
Membuka pintu yang lebar dari berbagai pintu ma’rifat.Semakin banyak dia berdzikir,maka semakin lebar pintu ma’rifat yang terbuks baginya.
Menumbuhkan rasa takut kepada Alloh dan memuliakan-Nya.
Membuatnya selalu ingat Alloh,sebagaimana Alloh SWT berfirman : ” Karena itu,ingatlah kamu kepada-Ku,niscaya Aki ingat (pula) kepadamu…. (QS.Al-Baqarah :152)
Membuat hati menjadi hidup.Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata : ” Dzikir bagi hati sama dengan air bagi ikan,maka bagaimana keadaan yang akan terjadi pada ikan seandainya ia berpisah dengan air ? ”
Dzikir merupakan santapan hati dan ruh.Jika hati dan ruh kehilangan santapannya,maka sama dengan badan yang tidak mendapatkan santapannya.Suatu kali,kami (Ibnu Qayyim al-Jauziyyah yang sedang melaksanakan shalat shubuh.Seusai sholat,ia berdzikir kepada Alloh hingga hamper tengah hari.Pada saat itu,ia menoleh ke arahku,seraya berkata : ” Inilah santapanku,andaikan aku tidak mendapatkan santapan ini,tentu kekuatanku akan hilang.” Syaikhul Islami juga berkata kepada kami : ” Aku tidak akan meninggalkan dzikir,kecuali dengan niat memamng itulah yang dikehendaki oleh jiwaku atau karena aku ingin istirahat.Istirahat ini artinya persiapan bagiku untuk melakukandzikir berikutnya.”
Membersihkan hati dari karatannya.Segala sesuatu ada karatannya dan karat hati adalah lalai dan hawa nafsu.Sedangkan untuk membersihkan karat ini adalah dengan taubat dan istigfar.
Menghapus kesalahan dan menghilangkannya.Dzikir merupakan kebaikan yang paling agung.Sementara kebaikan dapat menyingkirkan keburukan.
Menghilangkan kerisauan dalam hubungan antara dirinya dengan Alloh.Orang yang lalai tentu akan dihantui kerisauan antara dirinya dengan Alloh,yang tidak bisa dihilangkan kecuali dengan dzikir.
Takbir,tasbih,tahmid dan tahlil yang d ucapkan hamba saat berdzikir akan mengingatkannya saat dia ditimpa kesulitan.
Hamba yang mengenal Alloh SWT dengan cara berdzikir di saat lapang,menjadikan dirinya tetep mengenal-Nya saat menghadapi kesulitan,dan Dia akan mengenalnya disaat ia mengalami kesulitan.
Berdzikir kepada Alloh merupakan bentengyang kokoh dari keburukan-keburukan dunia dan akhirat,serta menyelamatkan diri dari adzab Alloh,sebagaimana yang dikatakan oleh Mu’adz bin jabal ra dan dia memarfu’kannya : ” Tidak ada amal yang dilakukan anak Adam yang lebih menyelamatkannya adzab Alloh SWT,selain dari dzikir kepada-Nya.
Menyebabkan turunannya ketenangan,datangnya rahmat dan para Malaikat mengelilingi orang yang berdzikir,sebagaimana yang di sabdakan oleh Nabi SAW.
Dzikir menyibukkan lisan dari melakukan ghibah,adu domba,dusta,kekejian dan kebathilan.Sudah selayaknya bagi seorang hamba ketika berbicara atau berkata hendaknya berkata yang baik atau diam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: