Oleh: BOCAH ANGON | Maret 30, 2010

REINKARNASI VERSI ISLAM

Artikel ini aku petik daripada kepasan aku di FORUM FAB mungkin dapat menyedarkan golongan yang masih kurang jelas tentang kedudukan Reinkarnasi dalam islam.

Reinkarnasi adalah proses kelahiran semula, dimana dipercaya seseorang yang meninggal itu hanya jasadnya dan bukan ruhnya. Ruh orang tersebut akan menitis kembali ke jasad baru samaada jasad manusia, haiwan atau tumbuhan untuk melanjutkan perjalanan hidupnya.Kepercayaan akan reinkarnasi dipercaya berasal dari India sejak 7000 tahun lalu. Kebudayaan kuno selain India, yaitu Mesir, Latin, Yunani pun mempercayai konsep kelahiran semula ini.

Bagaimana proses reinkarnasi?

Pada awalnya, ruh berpisah dari sumber ruh, setelah mendapatkan jasad, ruh akan memulai pembelajaran hidupnya. Jika karena satu dan lain hal ruh tersebut tidak lulus/tidak dapat kembali ke sumber ruh, maka ruh tersebut akan diberikan kesempatan untuk mempelajari kehidupan kembali. Dan akan terus berulang sampai ruh tersebut “lulus”. Dalam kepercayaan sebahagian ajaran hakikat maksud lulus itu sehingga dia telah dapat mengenal Allah ta’ala (makrifat). Ada yg berfahaman berulang hingga 7 kali sehingga bertemu makrifat.

REINKARNASI BUAN DARI AJARAN AL QURAN

FirmanNYA:
Bagaimana mungkin engkau kafir terhadap Allah, padahal kamu dalam keadaan matii, maka kamu dihidupkan, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?
(Al Baqarah:28),

Keterangan ayat:
bagaimana mungkin engkau kafir terhadap Allah;padahal kamu dalam keadaan mati, belum (berjasad – alam arwah);maka kamu dihidupkan, ( janin dihidupkan dengan ditiupkan ruh -alam rahim, lahir ke dunia- alam syahadah);kemudian kamu dimatikan ( jasad hancur menjadi tanah, jiwa digenggam Allah, dan ruh pindah ke alam barzakh);dan dihidupkan NYA kembali ( . jiwa dan ruh menempati jasad baru yang kekal-bukan dari tanah lagi. lalu bangkit (qa-ma, qiya-mun berdiri, berbangkit). di hari kebangkitan yaumil qiamah.

Inilah yang disebut yaumul qiamah, hari berbangkit. Bila tibanya hari berbangkit, atau hari kiamat itu? Itu rahasia Allah SWT. Namun secara isyarat ialah apabila semua arwah di alam arwah sudah pindah ke alam syahadah menjadi manusia, dan semua manusia itu sudah menjalani kehidupan di alam syahadah, semua arwah sudah pindah ke alam barzakh, maka itulah saatnya yaumul qiamah, hari kiamat.

Kemudian kepadaNya kamu dikembalikan. Setelah hari kiamat, atau hari berbangkit, kemudian semuanya dikembalikan kepadaNya untuk mempertanggung-jawabkan segala amal baik dan buruk sewaktu masih hidup di dunia. Dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk diadili, inilah yang disebut dengan yawmud di-n, hari pengadilan, ini selalu kita baca pada waktu shalat: Ma(-)liki yawmid di-n, Allah adalah Raja atau Pemilik Hari Pengadilan. Sesudah diadili yang selamat masuk surga, yang tidak selamat masuk neraka, itulah Hari Akhirat yang kekal.

Jadi, manusia diciptakan Allah SWT bermula sebagai ruh; inilah pengembaraan manusia menurut Al Quran: “dari alam arwah, ke alam rahim, ke alam syahadah, ke alam barzakh, berakhir di alam akhirat.”Fahaman tentang pengembaraan manusia yang mirip-mirip reinkarnasi, tidak dapat dijustifikasi dengan ayat [Al baqarah,2:28]

Ada setengah guru-guru hakikat yang mengatakan iaitu apabila seseorang meninggal dunia tanpa mengenal Tuhan RUH nya akan di pindahkan kedalam jasad baru selama 7 kali sehinggalah dalam pusingan yg 7 itu RUH itu dapat mengenal Tuhan. Pendapat ini juga terang-terang dan jelas menyalahi ayat di bawah ini.Ayat ini menerangkan manusia yang engkar apabila dibangkitkan semula hanyalah untuk dihukum oleh Tuhan yakni dibangkitbersama syaitan , kerana mereka ini golongan syaitan. Jadi masa bilakah pula dia akan dihidupkan smeula selama 7 kali konon nya sampai dapat mengenal Tuhan.Kalau dia dapat mengenal Tuhan di masa kehidupan yg ke 7 kenapa dia pula menjadi golongan syiatan dan di hukum ke neraka jahannam.

Dan berkata manusia: “Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali?” Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali? Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut.
(Maryam, 19:66-68)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: